<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pola Asuh Otoriter dan Tingkat Kecenderungan Depresi pada Remaja Akhir

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Remaja akhir merupakan tahap perkembangan yang penuh tekanan, terutama saat kurangnya peran orang tua. Salah satu faktor lingkungan yang berpengaruh dalam pembentukan kesehatan mental remaja adalah pola asuh orang tua. Pola asuh otoriter, yang ditandai dengan kontrol tinggi dan minimnya dukungan emosional, diduga berkontribusi terhadap peningkatan risiko gangguan psikologis, termasuk depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dan kecenderungan depresi pada remaja akhir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah 245 remaja akhir, laki-laki maupun perempuan, usia 18-21 tahun. Instrumen yang digunakan meliputi skala pola asuh otoriter berdasarkan versi pendek dari Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ-SF dan skala depresi dari Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif signifikan antara pola asuh otoriter dengan kecenderungan depresi pada remaja akhir. Maka hipotesis diterima.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By