Peran Koperasi Islam Ibnu Auf Berhad dalam meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Anggota di Provinsi Satun Thailand
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Koperasi Syariah termasuk lembaga keuangan yang harus dikelola secara amanah, profesional, mandiri dan juga merupakan faktor pendukung utama dalam mewujudkan pilar perekonomian suatu bangsa (umat). Koperasi mempunyai peranan dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya serta masyarakat sekitar, umumnya koperasi dikuasai secara bersama oleh seluruh anggotanya, dimana setiap anggota memiliki hak suara yang sama dalam setiap keputusan yang diambil koperasi. Koperasi Islam Ibnu Auf Berhad Provinsi Satun merupakan salah satun koperasi terbesar yang ada di provinsi Satun, hal ini karena produk dan fasilitasnya lebih lengkap dibandingkan koperasi Islam lainnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran koperasi Islam Ibnu Auf Berhad dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota. Melalui pendekatan enam indikator yakni : modal, omset, jumlah anggota, sisa hasil usaha yang dicapai, diverifikasi usaha dan kesejahteraan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengambilan data melalui wawancara dan dokumentasi sedangkan analisis data dengan mereduksi data, penyajian dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Koperasi Islam Ibnu Auf Berhad memiliki peran dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota berdasarkan enam indikator, yaitu 1) omset, pada tahun 2021-2022 adanya kenaikan modal sebesar 16%, 2) modal, pada tahun 2021- 2022 adanya kenaikan modal sebesar 2,5%, 3) jumlah anggota, adanya peningkatan jumlah anggota pada tahun 2021-2022 sebesar 4,1%, 4) sisa hasil usaha yang dicapai, adanya kenaikan sisa hasil usaha (SHU) pada tahun 2021-2022 sebanyak 7,9%, 5) diversifikasi atau variasi usaha berupa adanya bisnis serupa untuk pengembangan usaha, 6) kesejahteraan (falah), tercapainya kesejahteraan baik materi (ekonomi, politik) dan non materi (spiritual dan sosial budaya).