<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Komunikasi Pemberdayaan Joglo Ayu Tenan Pada Penyandang Disabilitas dan Ibu Rumah Tangga Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sumber daya ekonomi kreatif karena kaya akan budaya. Kekayaan budaya tersebut membentuk berbagai bidang bisnis yang menguntungkan sehingga banyak UMKM yang bergerak di sektor ekonomi kreatif. Salah satu unit usaha ekonomi kreatif yang masih eksis hingga saat ini adalah Joglo Ayu Tenan. Kemudian Joglo Ayu Tenan ini juga menjadi wadah bagi para perajin dengan kewirausahaan yang bersifat sosial melalui kegiatan ekonomi kreatif. Joglo Ayu Tenan semakin mengembangkan sayapnya melalui kegiatan – kegiatan yang bervariasi salah satunya kegiatan pemberdayaan untuk para ibu rumah tangga dan komunitas penyandang disabilitas. Selama produksinya melibatkan plasma binaan kurang lebih sekitar 50 ibu – ibu dari desa binaan dan komunitas disabilitas di Yogyakarta. Keterbatasan fisik, intelektual, hingga mental kerap kali menjadi penghambat bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Begitu pula dengan anggapan sebelah mata terhadap kemampuan ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi pemberdayaan yang dilakukan oleh Joglo Ayu Tenan kepada ibu rumah tangga dan penyandang disabilitas dalam rangka mencapai kemandirian ekonomi, menganalisis penerapan komunikasi pemberdayaan untuk meningkatkan daya kreativitas, serta menganalisis bagaimana komunikasi dapat mempengaruhi tingkat partisipasi pada program pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini adalah program pemberdayaan ekonomi kreatif oleh Joglo Ayu Tenan didasarkan pada potensi masyarakat di sekitarnya dengan tujuan utama untuk memperbaiki pendapatan keluarga peserta. Namun, peserta seperti ibu rumah tangga dan penyandang disabilitas mengaku belum merasakan dampak signifikan terhadap perubahan finansial. Adapun daya kreativitas ibu rumah tangga dan penyandang disabilitas semakin terasah setelah mengikuti program kegiatan pemberdayaan.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By