Aktivitas Sitotoksik Ekstrak N-Heksan Batang Faloak (Sterculia Quadrifida R.Br) Terhadap Pertumbuhan Sel Hela
| dc.Identifier.NIM | 18613068 | |
| dc.contributor.advisor | apt. Sista Werdyani, M. Biotech | |
| dc.contributor.advisor | Dr. apt. Arba Pramundita R, M.Sc | |
| dc.contributor.author | FAISHAL KHALISH | |
| dc.date.accessioned | 2022-09-15T03:15:25Z | |
| dc.date.available | 2022-09-15T03:15:25Z | |
| dc.date.issued | 2022-06-07 | |
| dc.description.abstract | Latar Belakang : Batang faloak (S. quadrifida R. Br) merupakan tanaman khas Nusa Tenggara Timur yang memiliki berbagai kandungan metabolit sekunder bermanfaat, salah satunya sebagai aktivitas antikanker serviks. Saat ini profil senyawa ekstrak n-heksan dan aktivitas sitotoktik antikanker dari batang S. quadrifida R.Br terhadap pertumbuhan sel HeLa belum dibuktikan, sehingga diperlukan pengujian untuk melihat potensi dan aktivitas senyawa dengan ekstrak n-heksan batang S. quadrifida R. Br terhadap pertumbuhan sel HeLa. Tujuan : Mengetahui profil senyawa dan aktivitas sitotoksik ekstrak n-heksan dari batang S. quadrifida R.Br terhadap pertumbuhan Sel HeLa. Metode : Batang faloak diekstraksi menggunakan metode ultrasound assisted extraction (UAE) selama 30 menit dengan pelarut n-heksan sebanyak 3 kali. Senyawa yang dihasilkan dari ekstrak n-heksan batang faloak diidentifikasi dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan pereaksi semprot Dragendorf, AlCl3, KOH 5%, Anisaldehid dan FeCl3. Ekstrak yang diperoleh diuji sitotoksik pada sel HeLa dengan metode MTT-assay pada variasi konsentrasi 12,5; 25; 50; 100; dan 200 µg/mL. Hasil pengujian berupa persentase sel hidup yang selanjutnya digunakan untuk penentuan IC50. Hasil : Hasil identifikasi ekstrak n-heksan mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, kuinon, dan terpenoid, sedangkan hasil uji sitotoksik menunjukan ekstrak n-heksan S. quadrifida R.Br memiliki nilai IC50 1128,300 µg/mL dengan indeks selektifitas 1,641. Kesimpulan : Ekstrak n-heksan S. quadrifida R.Br yang mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, kuinon, dan terpenoid memiliki aktivitas sitotoksik lemah menurut US National Cancer Insitute. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/39252 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | S. quadrifida R | en_US |
| dc.subject | Br, KLT, sel HeLa, MTT-assay | en_US |
| dc.title | Aktivitas Sitotoksik Ekstrak N-Heksan Batang Faloak (Sterculia Quadrifida R.Br) Terhadap Pertumbuhan Sel Hela | en_US |