<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aktivitas Penghambatan Polimerisasi Hem Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera Cordifolia (Ten.) Steenis)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Kejadian resistensi dan efikasi obat antimalaria mendorong penelitian untuk penemuan obat antimalaria yang baru, salah satunya dengan memanfaatkan tanaman herbal. Binahong diketahui memiliki beberapa kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, dan terpenoid yang diduga memiliki potensi sebagai antimalaria. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa dalam ekstrak Anredera cordifolia (Ten.) Steenis dan aktivitas ekstrak etanol daun binahong terhadap penghambatan polimerisasi hem. Metode: Serbuk simplisia Anredera cordifolia (Ten.) Steenis diekstraksi secara bertingkat menggunakan Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) selama 30 menit dengan pelarut n-heksan, etil asetat, dan etanol sebanyak 3 kali, sedangkan pengentalan ekstrak menggunakan vacuum rotary evaporator. Senyawa yang dihasilkan dari ekstrak etanol daun binahong diidentifikasi dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan pereaksi semprot. Pengujian aktivitas polimerisasi hem mengikuti metode Bassilico 1998. Nilai akhir berupa nilai persen penghambatan 50% (IC50). Hasil: Ekstrak etanol daun binahong mengandung senyawa seperti flavonoid dan terpenoid dan pada pengujian polimerisasi hem mendapatkan hasil IC50 sebesar 34.078μg/mL, nilai ini memiliki aktivitas aktif dalam penghambatan polimerisasi hem. Kesimpulan: Pengujian ekstrak etanol daun binahong mampu menghambat aktivitas penghambatan polimerisasi hem dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai pengobatan antimalaria yang baru.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By