Hubungan Parent attachment Dengan Tingkat Self- esteem Pada Fresh graduate
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Masa transisi setelah kelulusan seringkali ditandai dengan tuntutan adaptasi terhadap dunia kerja, tekanan sosial, serta proses pembentukan identitas diri, sehingga self-esteem menjadi aspek psikologis yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parent attachment dengan self-esteem pada fresh graduate yang berada pada fase emerging adulthood. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 101 fresh graduate berusia 21–24 tahun yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) untuk mengukur kelekatan dengan orang tua yang terdiri dari dimensi trust, communication, dan alienation, serta Rosenberg Self-esteem Scale (RSES) untuk mengukur self-esteem secara global. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi normal, sehingga analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kelekatan ibu dengan self-esteem (ρ = 0,448; p < 0,001) serta antara kelekatan ayah dengan self-esteem (ρ = 0,324; p < 0,001). Kelekatan ibu menunjukkan kekuatan hubungan yang lebih tinggi dibandingkan kelekatan ayah. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa parent attachment memberikan kontribusi sebesar kurang lebih 10% terhadap variasi self-esteem, yang berarti masih terdapat faktor lain yang turut memengaruhi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas hubungan emosional dengan orang tua berperan dalam pembentukan evaluasi diri positif pada fresh graduate.