Perancangan Pusat Rehabilitasi Korban Kekerasan Anak dan Perempuan dengan Pendekatan Arsitektur Biofilik di Magelang
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kekerasan terhadap anak dan perempuan di Magelang masih merupakan permasalahan serius yang diiringi dengan kebutuhan akan tempat rehabilitasi bagi korban yang membutuhkan perlindungan secara fisik dan psikologis. Mayoritas korban kekerasan mengalami dampak fisik dan psikologis, seperti trauma, anxiety, mengalami perubahan perilaku, hingga PTSD yang mengakibatkan mereka mengalami penurunan produktivitas korban. Rehabilitasi terdiri dari rehabilitasi medis dan non-medis. Proses rehabilitasi atau pemulilan dibagi menjadi 5 tahap salah satunya dengan membuat korban produktif dengan memberikan keterampilan pada korban. Metode dilakukan dengan mencari data site, mengkaji karakter korban kekerasan anak dan perempuan, teori desain biofilik, kemudian menganalisis kajian sehingga menghasilkan desain yang menyesuaikan perilaku korban kekerasan. Oleh karena itu, Perancangan Pusat Rehabilitasi Korban Kekerasan Anak dan Perempuan dengan Pendekatan Biofilik Desain menjadi penting. Desain biofilik menjadi pendekatan yang mendukung kegiatan pemulihan korban dan fungsi dari bangunan sebagai terapi. Diharapkan perancangan ini dapat membantu penyembuhan dan pemulihan korban kekerasan anak dan perempuan di Magelang dapat mendapatkan tempat rehabilitasi yang sesuai dengan kebutuhan psikologis mereka dengan menggunakan 4 pendekatan biofilik. Pendekatan ini dapat membantu pemulihan dengfan
konsep rancangan yang melibatkan pola biofilik yaitu, visual connection with nature, non- visual connection with nature, thermal and airflow variability, presence of water