Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Ureum Reduction Ratio (URR) Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Hemodialisis di Blud RSU Banjar
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan salah satu penyakit di Indonesia yang terus mengalami peningkatan jumlah kasus setiap tahun. Peningkatan jumlah kasus tersebut, menambah pula jumlah pasien hemodialisis di Indonesia. Keberhasilan dalam terapi hemodialsis diketahui berdasarkan nilai Urea Reduction Ratio (URR). Mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi nilai URR dapat membantu keberhasilan dalam terapi hemodialisis dan meningkatan kualitas hidup pasien. Tujuan Penelitian: Mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi nilai URR pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di RSU BLUD Banjar. Populasi sampel merupakan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis selama minimal 3 bulan. Ukran sampel sebanyak 70 subjek. Data diambil berdasarkan data sekunder (rekam medis) dan dilakukan analisis uji menggunakan SPSS. Uji bivariat dilakukan dengan menggunkan uji Chi-Square dan uji multivariat dilakukan dengan menggunakan uji regresi logistik. Hasil: Dalam penelitian ini, hasil uji bivariat menunjukkan hasil yang signifikan pada jenis kelamin (p= 0.025) dan durasi hemodialisis (p=0.002). Sedangkan pada uji multivariate didapatkan hasil yang signifikan pada durasi hemodialisis (p=0.027). Kesimpulan: Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap nilai Urea Reduction Ratio (URR) adalah jenis kelamin dan durasi hemodialisis.