<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

PENGARUH PENAMBAHAN ROTEC DAN BUBUK ARANG KAYU PADA TANAH LEMPUNG TERHADAP NILAI CBR (THE INFLUENCE OF ROTEC AND CHARCOAL POWDER ADDITION ON CLAY STABILIZATION TO CBR VALUE )

dc.contributor.advisorHanindya Kusuma Artati., S.T., M.T.
dc.contributor.advisorDr. Ir. Lalu Makrup, M.T
dc.contributor.advisorMuhammad Rifqi Abdurrozak, S.T., M.Eng
dc.contributor.authorJUNIZAR AULIA AKBAR, 14511158
dc.date.accessioned2019-02-14T07:48:16Z
dc.date.available2019-02-14T07:48:16Z
dc.date.issued2019-02-09
dc.description.abstractTanah asli dari Desa Kedungsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo, Yogyakarta termasuk jenis tanah yang memiliki daya dukung rendah yaitu jenis tanah lempung. Tanah lempung mempunyai nilai kembang susut yang tinggi sehingga menimbulkan kerugian pada pekerjaan konstruksi seperti jalan, gedung dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Rotec dan Bubuk Arang Kayu sebagai bahan stabilisasi tanah lempung yang mampu menaikkan daya dukung tanah. Tahapan penelitian ada 2 tahap, tahap pertama pengujian sifat fisik tanah asli yaitu pengujian kadar air, berat jenis, berat volume, analisa granuler, batas-batas konsistensi, dan pemadatan tanah. Kemudian tahap kedua melakukan stabilisasi tanah. Pada penelitian ini, stabilisasi dilakukan dengan menambahkan campuran Rotec dan Bubuk Arang Kayu. Kadar Rotec dibuat tetap sebesar 5% sementara kadar Bubuk Arang Kayu bervariasi sebesar 0%, 1%, 2% dan 3% dengan perlakukan pemeraman 1 hari, 3 hari, 7 hari. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu CBR rendaman (soaked) dan tanpa perendaman (unsoaked). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tanah termasuk dalam kelompok A-7-5 yaitu tanah yang berjenis lempung dengan sifat sedang sampai buruk, data tersebut berdasarkan klasifikasi AASHTO, sedangkan klasifikasi menurut USCS tanah termasuk dalam kelompok OH yaitu tanah lempung organik dengan plastisitas sedang hingga tinggi,. Berdasarkan pengujian CBR Laboratorium didapatkan nilai CBR tanah asli tanpa rendamanan (unsoaked) sebesar 9,9%, sedangkan nilai CBR rendaman (soaked) sebesar 1,42%. Setelah dilakukan stabilisasi, nilai CBR tanpa rendaman meningkat menjadi 17,08% pada 5% Rotec dan 1% Bubuk Arang Kayu dengan pemeraman 1 hari. CBR rendaman juga mengalami peningkatan menjadi 3,416% pada campuran 5% Rotec dan 1% Bubuk Arang Kayu.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/13630
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCBRen_US
dc.subjectRotecen_US
dc.subjectLempungen_US
dc.subjectBubuk Arang Kayuen_US
dc.titlePENGARUH PENAMBAHAN ROTEC DAN BUBUK ARANG KAYU PADA TANAH LEMPUNG TERHADAP NILAI CBR (THE INFLUENCE OF ROTEC AND CHARCOAL POWDER ADDITION ON CLAY STABILIZATION TO CBR VALUE )en_US
dc.typeUndergraduate Thesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 14
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01 cover.pdf
Size:
227.54 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02 Preliminari.pdf
Size:
556.96 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03 DAFTAR ISI.pdf
Size:
411.72 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04 ABSTRAK.pdf
Size:
181.32 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05.1 BAB I.pdf
Size:
295.51 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: