<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Stres Kerja Distributor

dc.Identifier.NIM02320085
dc.contributor.advisorSus Budiharto
dc.contributor.authorMegha Indah Bellinda, 02320085
dc.date.accessioned2020-10-14T03:33:42Z
dc.date.available2020-10-14T03:33:42Z
dc.date.issued2006
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja pada distributor. Hipotesis awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kecerdasan emosi dengan stres kerja distributor. Semakin tinggi kecerdasan emosi distributor, semakin rendah stres kerja. Sebaliknya semakin rendah kecerdasan emosi distributor, semakin tinggi stres kerja. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Sari Agrotama Persada Yogyakarta yang berjumlah 40 orang karyawan. Skala yang digunakan adalah skala kecerdasan emosi berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Goleman (1999) dan skala stres kerja yang mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Robbins (2003). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS versi 12.0 untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja. Korelasi Product Moment dari Pearson menunjukkan korelasi sebesar rxy = -0.427 yang artinya ada hubungan yang sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja. Jadi hipotesis penelitian diterima. Analisis tambahan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi yang menghasilkan aspek ketrampilan sosial memiliki hubungan yang signifikan dengan stres kerja. Kata Kunci : Kecerdasan Emosi, Stres kerjaen_US
dc.identifier.urihttp://repository.uii.ac.id/handle/123456789/24616
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKecerdasan Emosien_US
dc.subjectStres Kerja Distributoren_US
dc.titleHubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Stres Kerja Distributoren_US

Files

Collections