Model Penataan Permukiman Kumuh Dikampung Pucang Sawit Kota Surakarta
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Permukiman kumuh masih menjadi masalah di kota Pucang Sawit Surakarta. Namun dalam upaya penanganannya disinyalir masih kurang memadai. Maka itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Kekumuhan di Kelurahan Pucang Sawit Surakarta dan model penataan permukiman kuuhu di Kelurahan Pucang Swit Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Pucang Sawit. Lokasi penelitian ini adalah seluruh warga yang teridentifikasi kumuh di Pucang Sawit Surakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan memperoleh data sekunder yang mendukung pekerjaan Penyusunan data/Informasi Kawasan Kumuh Kelurahan Pucang Sawit pada instansi-instansi terkait. Secara umum penelitian bersifat deskriptif-evaluatif dengan menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan Behaviour Approach dan Architectural Appproach (Neer, 1999). Hasil peneliatian menunjukan bahwa Permukiman kumuh yang ada di Kelurahan Pucang Sawit, khususnya di daerah bantaran sungai Bengawan Solo muncul karena Faktor geografi lebih mengacu pada ketersediaan lahan yang minim untuk permukiman dan faktor ekonomi lebih menekankan pada harga lahan yang tinggi. Penataan pada koridor kawasan menjadi point utama dalam skenario pengembangan kawasan prioritas, begitu juga dengan penataan Gate sebagai gerbang masuk dan keluar dari kawasan prioritas, akan memberi kejelasan mengenai identitas kawasan dan orientasi. Penataan terhadap gate nantinya dilakukan dengan tujuan menciptakan kognisi dan pembentukan karakter visual kawasan.