<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Resepsi Komunitas Sinemaria mengenai Subjektivitas Perempuan dalam Film Merangkai Ratna Asmara

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Seiring berkembangnya industri film, berbagai perubahan telah terjadi dalam representasi perempuan. Di Satu sisi, banyak film masih memperlihatkan perempuan dalam peranan yang terbatas dan stereotipikal, seperti menjadi objek atau pendamping laki-laki. Disisi lain perempuan mulai menampakkan dirinya dengan subjektivitas yang melekat dalam dirinya. Subjektivitas perempuan memperlihatkan agensi dan keterlibatannya secara penuh dalam sebuah produksi. Objek penelitian ini menggunakan film “Merangkai Ratna Asmara” (2023) karya sutradara Ersya Ruswandono dengan membawa narasi subjektivitas perempuan dalam elemen dan eksekusi film. Film Merangkai ratna Asmara dikemas dengan film dokumenter yang berangkat dari kisah nyata dan bukan rekaan atau fiksi. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui subjektivitas perempuan dalam film “Merangkai Ratna Asmara”. Informan yang dipilih dalam penelitian ini adalah komunitas Sinemaria yang giat memberikan ruang diskusi dan pemutaran film, kedekatannya dengan film dan keterlibatan anggota dalam produksi film menjadikan komunitas Sinemaria menjadi informan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Analisis dalam penelitian ini menggunakan resepsi Stuart Hall yang mengulik posisi pembacaan informan atas makna yang disajikan dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan berada pada pembacaan negosiasi pada beberapa kategori, dan dominan di kategori yang lain. Tidak ada informan yang berada pada posisi pembacaan oposisi karena dalam hal ini, informan sangat dekat dengan narasi yang tertuang dalam objek penelitian yakni dalam film “Merangkai Ratna Asmara”. Selain itu, penelitian ini memberikan narasi baru tentang adanya perkembangan agensi perempuan dalam dunia kreatif film. Faktor yang mempengaruhi resepsi diantaranya faktor sosial budaya dan faktor pengalaman profesional.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By