Evaluasi Penyimpanan dan Distribusi Vaksin Serta Sisa Vaksin di Puskesmas Ngaglik I dan II Sleman Yogyakarta
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Latar Belakang: Efektivitas vaksin bergantung pada manajemen penyimpanan,
distribusi dan pengelolaan vaksin serta sisa vaksin. Pengelolaan vaksin di
puskesmas masih ditemukan sejumlah permasalahan, seperti kelebihan stok vaksin,
ketidaksesuaian dalam penyimpanan dan keberadaan vaksin kedaluwarsa. Temuan
ini belum memenuhi standar yang ditetapkan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pengelolaan
vaksin di Puskesmas Ngaglik I dan II Sleman Yogyakarta berdasarkan Pedoman
pengelolaan Vaksin di Fasilitas Pelayanan Kesehatan tahun 2021, Pedoman Cara
Distribusi Obat yang Baik (CDOB) tahun 2020, serta Permenkes No. 12 Tahun
2017 tentang imunisasi.
Metode: Penelitian dilakukan secara observasional dengan desain cross-sectional
pada Maret 2025. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan checklist
menggunakan Pedoman Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) Tahun 2020 dan
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12 Tahun 2017.
Hasil: Kesesuaian penyimpanan vaksin di Puskesmas Ngaglik I dan II masing-
masing sebesar 100% dan 96,6%. Kesesuian distribusi vaksin di kedua puskesmas
sesuai 100%. Tidak ditemukan dosis vaksin rusak dari total 21.595 dosis vaksin di
Puskesmas Ngaglik I dan tidak ditemukan vaksin rusak dari total 15.423 dosis
vaksin yang di Puskesmas Ngaglik II. Ditemukan dosis vaksin kadaluwarsa sebesar
0,016% di Ngaglik I dan 0,003% di Ngaglik II.
Kesimpulan: Kesesuaian penyimpanan di Puskesmas Ngaglik I dan II sebesar
100% dan 96,6%. Kesesuaian distribusi pada kedua puskesmas mencapai 100%.
Dosis vaksin kadaluwarsa sebesar 0,016% di Ngaglik I dan 0,003% di Ngaglik II.