Identifikasi Keberadaan Mikroplastik Pada Kompos di TPS 3R Kabupaten Sleman Utara dan Barat, D.I Yogyakarta.
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Plastik merupakan produk yang memiliki banyak keunggulan dan banyak
digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Plastik yang mengalami degradasi oleh
sinar ultraviolet, panas, mikroba, dan oksidasi akan menghasilkan plastik berukuran
<5 mm yang disebut mikroplastik. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini untuk
mengidentifikasi keberadaan mikroplastik berdasarkan jumlah, bentuk, warna pada
sampel uji kompos serta menganalisis jenis senyawa polimer mikroplastik.
Penelitian ini dilakukan pada TPS 3R di Kabupaten Sleman, D.I Yogyakarta yang
memproduksi kompos. Metode pengujian yang digunakan mengacu pada metode
National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) yang sudah
dimodifikasi. Identifikasi jumlah dan warna mikroplastik dilakukan dengan
mikroskop, sedangkan untuk mengetahui jenis senyawa polimer digunakan
spektrofotometri FT-IR. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah mikroplastik pada
sampel uji kompos yang ditemukan berbeda-beda, termasuk banyak bentuk dan
warnanya. Jumlah mikroplastik paling banyak ditemukan pada sampel LM
sebanyak 6034 partikel. Bentuk mikroplastik yang ditemukan, yaitu fiber, fragment,
film, pellet, dan foam dengan bentuk yang mendominasi yaitu fragment dengan
jumlah 2318 partikel. Sedangkan variasi warna mikroplastik yang ditemukan, yaitu
biru, cokelat, hijau, hitam, merah, kuning, dan transparan. Warna mikroplastik yang
mendominasi adalah transparan dengan jumlah 1620 partikel. Pada pengujian
dengan Spektrofotometri FT-IR, jenis polimer yang teridentifikasi yaitu
Polytetrafluorethylene (PTFE), Polypropylene (PP), Polycarbonate (PC), Nylon,
Polystyrene (PS), High Density Polyethylene (HDPE), dan Low Density
Polyethylene (LDPE).