Identifikasi Flavonoid dalam Ekstrak Metanol Daun Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis
| dc.Identifier.NIM | 99612039 | |
| dc.contributor.advisor | Chairil Anwar | |
| dc.contributor.author | Reni Banowati Istiningrum | |
| dc.date.accessioned | 2021-01-19T04:28:42Z | |
| dc.date.available | 2021-01-19T04:28:42Z | |
| dc.date.issued | 2003 | |
| dc.description.abstract | Berbagai bukti empiris menunjukkan bahwa daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.)Boerl.) berkhasiat sebagai obat. Daun mahkota dewa mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan flavonoid. Flavonoid diekstrak dari serbuk daun mahkota dewa dengan menggunakan sokhletasi. Sampel diekstrak terlebih dahulu dengan n-heksana untuk menghilangkan senyawa-senyawa non polar seperti lemak dan klorofil. Selanjumya ekstraksi dilakukan dengan menggunakan metanol 80 %. Pemisahan senyawa dalam ekstrak metanol dilakukan dengan menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT) dengan silika gel sebagai fase diamnya. Eluen terbaik yaitu campuran BAA (Butanol:Asam Asetat:Air=10:1:7). Noda dilihat dibawah lampu UV 366 nm dan diperoleh lima noda/fraksi dengan warna noda adalah merah, lembayung gelap, jingga, biru fluorosensi dan hijau fluorosensi. Uji pendahuluan dilakukan dengan uap NH₃. Hasil uji flavonoid dengan uap NH₃ menunjukkan bahwa fraksi 1 adalah flavonoid, fraksi 2 adalah flavon/flavonol; isoflavon/dihidroflavonol/biflavonil; khalkon, fraksi 3 adalah flavonol, fraksi 4 adalah isoflavon, dan fraksi 5 adalah auron/flavanon; flavonol. Ujikemurnian nodadilakukan dengan KLT duadimensi. Setiap fraksi dipisahkan dengan KLT perparatif dan dilarutkan kembali dalam metanol. Setiap fraksi dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis. Pereaksi geser yang digunakan adalah NaOH 2 M, AlCl₃ 5 %, HCl, serbuk NaOAc dan serbuk H₃BO₃. Dari kelima fraksi, fraksi 2 menunjukkan spektrum positifuntuk flavonoid. Senyawa fraksi 2 adalah flavon dengan gugus-gugusnya adalah 4'-OH, 5-OH dengan gugus prenil pada 6, o-diOH pada cincin A o-diOH pada cincin B, dan 7-OH. Sedangkan srtuktur flavonoid yang dapat diusulkan adalah 5,7,8,3',4'- heksahidroksi, 6-prenil flavon. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/26602 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | daun mahkota dewa | en_US |
| dc.subject | flavonoid | en_US |
| dc.subject | kromatografi lapis tipis | en_US |
| dc.subject | spektrofotometer UV-Vis | en_US |
| dc.title | Identifikasi Flavonoid dalam Ekstrak Metanol Daun Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis | en_US |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- 99612039 Reni Banowati Istiningrum.pdf
- Size:
- 5.1 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: