Uji Toksisitas Sungai Citarum Bagian Tengah Menggunakan Metode Fish Embryo Toxicity (FET) Pada Zebrafish Embryos
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Sungai Citarum merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Provinsi Jawa Barat. Hulu Sungai Citarum berawal dari Gunung Wayang, Kabupaten Bandung dan berakhir di muara Laut Jawa yang terletak di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat toksisitas dan kadar kualitas air pada Sungai Citarum. Metode penelitian ini menggunakan metode FET. Fish Embryo Toxicity yang dikembangkan untuk menilai tingkat toksisitas akut dari bahan kimia terhadap embrio ikan, khususnya menggunakan zebrafish (Danio rerio). Metode ini digunakan sebagai alternatif pengujian toksisitas pada ikan dewasa, dengan tujuan utama untuk mengurangi penggunaan hewan dalam penelitian dan meningkatkan efisiensi pengujian toksikologi. Hasil penelitian uji toksisitas menunjukkan bahwa sampel koagulasi sebagai parameter utama toksisitas terdeteksi paling tinggi pada sampel 1, pada konsentrasi terendah (6,25%). Hal ini mengindikasikan bahwa air sungai di titik tersebut mengandung zat beracun yang dapat mengganggu perkembangan embrio ikan, sehingga menunjukkan adanya pencemaran yang berdampak biologis. Hasil penelitian uji parameter kimia menunjukkan bahwa kadar COD (85,1 mg/L) dan kadmium (0,093 mg/L) melebihi standar baku mutu yang telah ditetapkan. Hasil ini menunjukkan adanya potensi toksisitas akut pada air Sungai Citarum di beberapa lokasi.