<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

PEMIKIRAN MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI TENTANG KEARIFAN LOKAL DALAM KITAB SABIL AL-MUHTADIN (PERSPEKTIF MAQASHID AL-SYARI’AH)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Magister Studi Islam, FIAI, UII

DOI

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pemikiran Syeh Muhammad Arsyad al-Banjari tentang kearifan lokal dalam kitab Sabil al-Muhtadin. Salah satu bidang keagamaan yang menjadi perhatian al-Banjari adalah masalah syari‘ah. Salah satu pemikiran al-Banjari mengenai masalah syar‘ah, yang lebih tepatnya mengenai fiqih, diulas panjang lebar dalam sebuah kitab berjudul Sabil al-Muhtadin. Pemikiran Muhammad Arsyad al-Banjari dibidang fiqih, tidaklah muncul begitu saja. Banyak peristiwa penting dan alasan strategis yang melatari kemunculannya, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat Banjar waktu itu. Isu-isu strategis tersebut, tidak lain karena latar belakang kondisi sosio kultur masyarakat Banjar itu sendiri, yang bersinggungan dengan pokok-pokok hukum Islam. Jika hukum Islam tidak menyeseuaikan dengan sosial kultur masyarakat maka hukum Islam akan stagnan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By