<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Desain Kanban Framework Dengan Pendekatan Design Thinking pada Industri Animasi (Studi Kasus: CV. Wara Creative Studio)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Industri animasi merupakan salah satu cabang dari industri kreatif. Industri kreatif masuk ke bagian atau subsistem ekonomi kreatif yang memanfaatkan kreativitas, keahlian, dan bakat individu dalam menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan peningkatan kualitas hidup manusia. Pada praktiknya proses pembuatan animasi dalam skala industri melibatkan banyak pekerja dengan keahlian yang spesifik. Sebanyak 93 studio (77,5%) menyatakan bahwa mereka memberdayakan pekerja lepas di studio mereka dan sisanya 27 studio (22.5%) tidak mempekerjakan pekerja lepas. CV. Wara Creative Studio merupakan salah satu studio lokal yang khusus bergerak dalam pembuatan informasi digital, animasi motion graphic/visualbackground, animasi 2D dan 3D. Wara Creative Studio juga memberdayakan freelanceer/kerja lepas untuk bergabung didalam tim produksi animasi dengan sistem kerja jarak jauh (remote), membuat project manager atau PIC yang bertanggung jawab kesulitan mengatur pergerakan aktivitas tim secara jarak jauh. Ketika proses quality control dilakukan secara remot antara tim studio dan pekerja lepas, maka terjadi delay dalam proses pengiriman data oleh pekerja hingga proses respon oleh supervisor yang cukup menghabiskan waktu saat bekerja. Penelitian ini berfokus untuk mendesain kanban berbasis aplikasi Notion web pada pembuatan animasi motion graphics/2D dengan menggunakan metode design thinking dengan tahapan-tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan testing, dan pada tahapan testing menggunakan pengujian usability testing dengan Standar ISO 9241-11 denga atribut efektifitas, efisiensi, dan Satisfaction/Kepuasan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By