<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengembangan Modul Pendidikan Seksualitas Islami untuk Anak Usia Sekolah Dasar di SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian yang dilakukan dilatarbelakangi dari aktivitas seksual yang meningkat di kalangan remaja dan anak dalam suatu instansi pendidikan, dikarenakan kurangnya informasi pendidikan seksualitas, sehingga belum mendapatkan pendidikan seksualitas yang memadai sesuai dengan usianya. Pendidikan seksualitas sangat penting diajarkan kepada anak agar mencegah terjadinya tindak kekerasan dan pelecehan seksual pada anak. Fakta lapangan yang ditemukan peneliti di SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta yaitu belum adanya referensi yang berkaitan dengan pembahasan tentang pendidikan seksualitas islami untuk anak usia sekolah dasar. Sehingga guru sulit untuk memberikan materi pendidikan seksualitas islami untuk anak usia sekolah dasar. Guru hanya menyelipkan di pelajaran-pelajaran tertentu melalui LKS atau modul tertentu dan belum dapat memberikan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media cetak berupa modul pendidikan seksualitas islami untuk anak usia sekolah dasar dan mengetahui kelayakan penggunaan modul pendidikan seksualitas islami. Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan atau dikenal Research and Development (R & D). Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D menurut Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahapan: pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), penyebaran (disseminate). Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas 4 dan 30 siswa kelas 5 SDIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta. Instrumen penelitian berupa angket analisis kebutuhan peserta didik, analisis kebutuhan pendidik, dan kelayakan modul pendidikan seksualitas islami untuk mendapatkan tanggapan dari para ahli media dan materi. Hasil penelitian dari kelayakan modul yang dikembangkan berdasarkan penilaian ahli media dan materi menghasilkan nilai rata-rata 103,5 pada kategori “sangat baik” yang menunjukkan modul tersebut layak dipergunakan di lapangan dengan perbaikan saran dari para ahli.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By