<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Fenomena Interaksi Parasosial di YouTube: Studi Kasus Jonathan Liandi

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana interaksi parasosial terbentuk dalam live streaming YouTube Jonathan Liandi, seorang kreator konten populer di Indonesia. Interaksi parasosial dipahami sebagai hubungan semu antara audiens dan figur media yang bersifat satu arah, sebagaimana dijelaskan dalam teori interaksi parasosial oleh Horton dan Wohl (1956). Teori ini menjelaskan bahwa audiens dapat merasakan kedekatan emosional dengan figur media meskipun tidak terjadi interaksi langsung di dunia nyata. Untuk menelaah fenomena tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi berbasis teori Encoding/Decoding Stuart Hall (1973), yang memadukan studi terhadap isi media dan respons audiens dalam konteks interaksi parasosial. Data penelitian diperoleh melalui observasi partisipatif terhadap sesi live streaming, analisis konten komentar dan live chat, serta wawancara mendalam dengan enam (6) partisipan aktif yang merupakan penonton tetap kanal Jonathan Liandi. Teknik pengambilan informan dilakukan dengan metode snowball sampling untuk memperoleh data yang lebih kaya dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi parasosial terbentuk melalui empat dimensi utama, yaitu intensitas informasi, pengaruh emosional, personalisasi, dan pemanfaatan perangkat teknis (technical device). Berdasarkan analisis teori Stuart Hall, audiens menempati tiga posisi pemaknaan, yakni dominant-hegemonic, di mana audiens menerima pesan sebagaimana dimaksud kreator; negotiated, di mana audiens menyesuaikan makna sesuai konteks pribadi; dan oppositional, di mana audiens memahami namun menolak sebagian pesan kreator. Selain itu, struktur produksi media yang mencakup technical infrastructure, relations of production, dan frameworks of knowledge juga berperan penting dalam proses decoding audiens. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi parasosial pada kanal YouTube Jonathan Liandi tidak hanya membangun kedekatan emosional, tetapi juga menumbuhkan loyalitas audiens, yang tampak dari dukungan finansial melalui fitur donasi, keikutsertaan dalam komunitas, serta persepsi kedekatan personal terhadap kreator. Dengan demikian, hubungan parasosial dalam konteks live streaming ini memperlihatkan bentuk baru komunikasi digital yang menegaskan keterikatan sosial antara kreator dan audiens di ruang virtual.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By