<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Uji Aktivitas Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) Sebagai Agen Inhibitor Tirosinase Secara In Vitro

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan aktivitas melanogenesis melalui enzim tirosinase menyebabkan ekskresi berlebih melanosit. Hal ini menyebabkan adanya perubahan warna kulit yang tidak merata atau hiperpigmentasi pada. Kondisi ini sering dikeluhkan, karena mengganggu estetika. Inhibitor tirosinase digunakan secara luas sebagai kosmetik agen pencerah. Penggunaan jangka panjang seringkali menyebabkan efek samping, sehingga senyawa alami seperti ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam.) dapat menjadi pilihan alternatif terapi. Tujuan Penelitian: Mengetahui kemampuan aktivitas inhibisi tirosinase ekstrak daun kelor secara in vitro. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Uji aktivitas inhibisi ekstrak etanol daun kelor merujuk kepada kemampuan ekstrak sebagai inhibitor enzim L-tirosin secara in vitro menggunakan metode ekstraksi maserasi dan uji ELISA. Data dianalisis dengan regresi linier sederhana. Hasil: Konsentrasi ekstrak etanol daun kelor 1000 ppm, 2000 ppm, 4000 ppm, dan 8000 ppm serta asam kojat sebagai kontrol positif. Persentase inhibisi secara berurutan memiliki nilai sebesar 16,71%, 16,88%, 21,35%, dan 27,00%. Nilai IC50 sampel, yaitu 95,49 μg/mL lebih tinggi dibandingkan nilai IC50 kontrol 54,05 μg/mL. Berdasarkan hasil yang diperoleh kurang dari 100 μg/mL, maka termasuk dalam kategori potensi kuat. Kesimpulan: Ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam.) memiliki aktivitas inhibisi tirosinase potensi kuat secara in vitro.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By