Pra Rancangan Pabrik Bioetanol dari Bagasse Tebu dengan Kapasitas 20.000 Ton/tahun
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Bioetanol merupakan sumber energi terbarukan yang bisa ditemukan dengan alami. Penggunaan energi terbarukan ini bisa menjadi sebuah solusi yang relevan terhadap aspek ramah lingungan dengan mengurangi ketergantungan pada energi bahan bakar minyak. Bioetanol terbentuk dari bahan yang memiliki selulosa dan dilakukan proses fermentasi. Produksi bioetanol bergantung pada dengan sumber daya yang ada dan di negara Indonesia ini memiliki potensi sumber daya yang sangat melimpah. Tanaman yang mengandung selulosa dapat ditemukan pada limbah – limbah hasil perindustrian seperti pada limbah pada pabrik gula yaitu bagasse tebu. Indonesia merupakan salah satu penghasil gula terbesar di Asia Tenggara, dengan banyaknya pabrik-pabrik gula di Indonesia, maka banyak pula limbah bagasse tebu yang tidak digunakan. Bagasse tebu memiliki kandungan 41.50% selulosa, hemiselulosa 22.10%, lignin 24.20%, ash 3.70%, arabinan 2.10%, mannan 0.47%, dan galactan 2.11% yang mana dengan komposisi tersebut dapat dibuat sebagai bahan utama dalam produksi etanol. Dengan hal-hal yang disebutkan dibuat pra rancangan pabrik bioetanol dengan berbahan dasar bagas tebu dengan kapasitas 20.000 ton/tahun. Pabrik ini direncanakan akan didirikan di kota Kediri. Pabrik ini akan beroperasi selama 330 hari dalam 1 tahun. Proses yang akan dilakukan meliputi proses Pre Treatment, Detoksifikasi, Hidrolisis, Fermentasi dan juga proses Distilasi. Berdasarkan analisis ekonomi pabrik ini berisiko rendah dan layak secara ekonomis. Pabrik ini menunjukkn Return on Investment(ROI) sebelum sebesar 21%, dan setelahpajak sebesar 16%, Pay On Time sebelum pajak selama 3,18 tahun dan setelah pajak 3,83 tahun. Break Even Point (BEP) sebesar 54,85 % dan Shut Down Point (SDP) sebesar 25,36%. Discounted Cash Flow Rate (DCFR) tercatat sebesar 24%. Dari data analisis kelayakan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pabrik ini menguntungkan dan juga layak untuk didirikan.