Pengaruh CAR, FDR, BOPO, Dan ROA Terhadap NPF Pada Bank Umum Syariah di Indonesia
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal perbankan terhadap tingkat pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Variabel independen yang digunakan meliputi Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Return on Assets (ROA), sedangkan variabel dependen adalah NPF. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa runtun waktu (time series) bulanan selama periode Januari 2020 hingga Juni 2025 yang diperoleh dari publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Metode analisis yang digunakan adalah Auto-Regressive Distributed Lag (ARDL) untuk menguji hubungan jangka pendek dan jangka panjang antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan jangka panjang (kointegrasi) antara variabel CAR, FDR, BOPO, dan ROA terhadap NPF. Dalam jangka pendek, FDR dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap NPF, yang menunjukkan bahwa peningkatan penyaluran pembiayaan dan inefisiensi operasional dapat meningkatkan risiko pembiayaan bermasalah. Sementara itu, CAR dan ROA berpengaruh tidak signifikan terhadap NPF. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor penyaluran pembiayaan dan efisiensi operasional memiliki peran yang lebih dominan dalam memengaruhi NPF, sedangkan kecukupan modal dan profitabilitas belum menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam penelitian ini.