<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kebijakan Pemerintah Indonesia dalam menjalin Kerja Sama Militer Khususnya di Sektor Maritim dalam Kerangka Kerja Sama DCA dengan Amerika Serikat Pada Tahun 2023

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dinamika keamanan maritim kawasan Indo-Pasifik pada tahun 2023 ditandai oleh meningkatnya pelanggaran kedaulatan laut dan intensitas kehadiran aktor eksternal di wilayah perairan strategis Indonesia, khususnya di Laut Natuna Utara. Kondisi tersebut mendorong pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama pertahanan militer di sektor maritim dengan Amerika Serikat melalui kerangka Defense Cooperation Agreement (DCA). Penelitian ini menggunakan pendekatan Foreign Policy Decision-Making dari Richard C. Snyder dengan menitikberatkan pada interaksi antara setting internal dan setting eksternal dalam proses pengambilan keputusan. Analisis menunjukkan bahwa keterbatasan kapabilitas pengawasan maritim, tekanan opini publik domestik, serta kebutuhan modernisasi pertahanan menjadi faktor internal yang signifikan. Sementara itu, dinamika geopolitik Indo-Pasifik, meningkatnya aktivitas negara besar di Laut Cina Selatan, dan kepentingan strategis Amerika Serikat membentuk lingkungan eksternal yang turut mempengaruhi kebijakan Indonesia. Interaksi kedua setting tersebut membentuk kebijakan kerja sama pertahanan maritim yang bersifat adaptif, pragmatis, dan tetap berada dalam kerangka politik luar negeri bebas aktif.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By