Analisis Efektivitas Kinerja Operator dengan Penerapan Metode Overall Labour Effectiveness dan Pendekatan Root Cause Analysis Pada Kelompok Kerja Disklavier Assembly Grand Piano (Studi Kasus: PT. Yamaha Indonesia)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Peningkatan produksi pada masa transisi penutupan pabrik menuntut efektivitas kerja yang
tinggi di setiap lini produksi, termasuk pada section Disklavier Assembly Grand Piano di PT
Yamaha Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas kerja
operator menggunakan metode Overall Labour Effectiveness (OLE) serta mengidentifikasi akar
permasalahan yang menyebabkan rendahnya kinerja melalui pendekatan Root Cause Analysis
(RCA). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan expert,
serta pengambilan data primer dan sekunder selama periode Maret hingga Mei 2025. Analisis
mencakup tiga komponen utama OLE, yaitu Availability Ratio, Performance Ratio, dan Quality
Ratio, dengan perhitungan menggunakan data waktu kerja aktual, output harian, dan tingkat
cacat produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OLE rata-rata yang diperoleh sebesar
58%, masih berada di bawah standar internasional sebesar 85%. Nilai Availability Ratio
mencapai 91%, sedangkan Performance Ratio dan Quality Ratio masing-masing sebesar 65%
dan 98%. Rendahnya Performance Ratio disebabkan oleh tata letak area kerja yang tidak
ergonomis, keterbatasan kapasitas Sugata Oki, dan aktivitas perpindahan antar lantai.
Sementara itu, penurunan Quality Ratio dipengaruhi oleh ketiadaan jig dan standar acuan yang
baku. Berdasarkan hasil RCA, diusulkan beberapa perbaikan seperti redesain Sugata Oki,
penambahan jig dan gauge, pemasangan barcode scanner di area kerja, serta penggunaan
timbangan digital. Implementasi usulan perbaikan diharapkan mampu meningkatkan
produktivitas dan efektivitas operator, serta mendorong pencapaian target OLE yang sesuai
dengan standar perusahaan.