<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Dampak Krisis Kenaikan Permukaan Laut di Bangladesh Terhadap Perempuan Pada 2017-2022 Melalui Teori Ekofeminisme

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Krisis kenaikan permukaan laut merupakan permasalahan lingkungan yang berdampak luas pada stabilitas keamanan di Bangladesh. Dampaknya yang dihasilkan tidak terbatas pada sektor lingkungan namun juga ekonomi, sosial politik, hingga perempuan yang ditunjukkan melalui peningkatan kesenjangan gender di Bangladesh. Dalam menganalisis hubungan dampak keduanya, dibutuhkan kerangka pemikiran ekofeminisme oleh Karen J. Warren yang secara khusus membahas keterkaitan keduanya. Terdapat keterkaitan akan krisis kenaikan permukaan laut dan perempuan yang ditunjukkan dari tiga aspek: (1) aspek pertama yakni feminism yang mengisyaratkan peningkatan peran perempuan terkhusus pada bidang lingkungan; (2) aspek alam—ilmu pengetahuan terutama ekologi, pembangunan, dan teknologi yang saling berkaitan untuk menciptakan pembangunan yang ekologis, humanis, dan berkelanjutan; (3) aspek perspektif lokal dan pribumi yang menyoroti peran perspektif masyarakat lokal atau pribumi yang bersifat adaptif dan efektif. Melalui penelitian ini ditemukan aspek-aspek ekofeminisme dalam menanggapi krisis kenaikan permukaan laut di Bangladesh meski masih perlu perkembangan terutama pada implementasi dan komitmen seluruh aktor yang terkait.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By