<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Kejadian Burnout pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia dengan Prestasi Akademik pada Kondisi Adaptasi Baru Masa Pandemi Covid-19

dc.Identifier.NIM18711131
dc.contributor.authorSantoso, Adinda Putri
dc.date.accessioned2024-10-30T01:39:38Z
dc.date.available2024-10-30T01:39:38Z
dc.date.issued2022
dc.description.abstractLatar Belakang: Kondisi adaptasi baru masa pandemi COVID-19 menuntut mahasiswa harus dapat beradaptasi dengan proses pembelajaran. Kegagalan mahasiswa beradaptasi dengan proses pembelajaran dapat menyebabkan stress dan timbul burnout. Tingkat stress dan burnout pada mahasiswa kedokteran lebih tinggi dibandingkan mahasiswa jurusan lain. Burnout merupakan kondisi dimana mental, emosional, dan kondisi fisik seseorang mengalami kelelahan yang diakibatkan oleh situasi pekerjaan yang tertekan secara emosional dalam jangka waktu panjang. Burnout mengganggu proses belajar dan dapat mempengaruhi prestasi akademik. Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran burnout dan hubungan burnout dengan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) pada kondisi adaptasi baru masa pandemi COVID-19. Metode Penelitian: Penelitian dengan desain studi cross sectional dan teknik proportionate stratified random sampling. Penelitian dilaksanakan secara daring dengan membagikan instrumen penelitian kepada subjek melalui Google form pada bulan April-Juni 2022. Sebanyak 89 responden dari tiga angkatan memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini menganalisis gambaran burnout dan prestasi akademik setiap angkatan dan menganalisis hubungan burnout dan prestasi akademik pada kondisi adaptasi baru masa pandemi COVID-19. Hasil: Kejadian burnout mahasiswa FK UII paling tinggi terjadi pada angkatan 2021 sebanyak 35,71% dan paling rendah terjadi pada angkatan 2020 sebanyak 32,26%. Hubungan antara burnout dengan prestasi akademik mahasiswa FK UII pada kondisi adaptasi baru masa pandemi COVID-19 didapatkan tidak berhubungan secara signifikan (p value = 0,435). Kesimpulan: Kejadian burnout mahasiswa FK UII paling tinggi terjadi pada angkatan 2021 dan paling rendah pada angkatan 2020. Burnout pada mahasiswa FK UII tidak berhubungan dengan prestasi akademik pada kondisi adaptasi baru masa pandemi COVID-19.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/53389
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBurnouten_US
dc.subjectBurnout Akademiken_US
dc.subjectPrestasi Akademiken_US
dc.subjectMahasiswa Kedokteranen_US
dc.subjectCOVID-19en_US
dc.subjectAdaptasi Baru Masa Pandemi COVID-19en_US
dc.titleHubungan Kejadian Burnout pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia dengan Prestasi Akademik pada Kondisi Adaptasi Baru Masa Pandemi Covid-19en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
18711131.pdf
Size:
2.38 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: