<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Optimasi Struktur Kabel dan Menara pada Jembatan Gantung Type Straight Backstays

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dalam perencanaan jembatan gantung yang menjadi perhatian dan memerlukan waktu yang cepat dalam menghasilkan nilai yang optimal adalah pada tahap perencanaan/desain. Perencanaan yang dilakukan dengan cara manual akan memerlukan waktu yang sangat lama, sehingga dalam perencanaan diperlukan alat bantu hitung berupa /computer untuk mengatasinya. Optimasi jembatan gantung pada tugas akhir ini hanya terbatas pada kabel dan manara jembatan. Untuk mengoptimalkan perencanaan struktur kabel dan menara pada jembatan gantung digunakan beberapa variahel antara lain adalah variabe dan sag rasio (rasio perbandingan antara kedalaman kabel dengan bentang tengah jembatan) panjang jembatan dan jarak pengangkuran. Kemudian dan beberapa variabel tersebut dilakukan perhitungan dengan menggunakan bantuan /computer melalui softwere dengan menggunakan program visual basic, sehingga didapatkan kebutuhan dari kabel dan menara pada jembatan gantung tersebut selanjutnya untuk mencari nilai optimasi dilakukan dengan program excel yaitu dengan cara menjumlahkan kebutuhan kabel dan menara dengan mengalikan perbandingan harga tertentu dari masing-masing struktur sehingga didapatkan suatu hasil optimal. Perbandingan harga yang digunakan antara kebutuhan kebutuhan kabel per kilogram dengan kebutuhan menara yang menggunakan beton bertulang dengan dimensi kolom 2m x2m dan dimensi balok 1m x1,5mper kilogram adalah 1:2, 1.3, 1:4, 1:5 dan 1:6. Dalam penelitian yang dilakukan dalam perencanaan jembatan gantung faktor yang sangat berpengaruh untuk memberikan hasil menguntungkan adalah nilai sag ratio. Nilai sag ratio yang dapat dipergunakan adalah 1/7 atau 1/8 dan perbandingan harga yang paling menguntungkan adalah perbandingan harga antara kabel dan menara beton bertulang tidak terlalu besar, dalam penelitian ini dipergunakan perbandingan 1:1, 1:2, dan 1:3 sedaigkan rasio perbandingan jarak pengangkuran dengan Main Span yang paling menguntungkan adalah 1/6.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By