Pengaruh Penambahan Superplasticizer (Viscocrete-10 ) dan Pengurangan Kadar Air terhadap Beton dengan Kuat Tekan 30 MPa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Perkembangan teknologi dibidang konstruksi terutama bangunan yang
menggunakan beton tidak pernah terlepas dari upaya penciptaan altematif
teknologi yang cukup inovatif untuk memperbaiki mutu beton. Karena beton
merupakan material struktur bangunan yang banyak dipakai secara luas. Beton
mempunyai kelebihan antara lain; kuat desak tinggi, tahan terhadap panas dan
Iain-lain. Bahan pokok penyusun beton antara lain semen, air, pasir, dan batu
pecah (agregat kasar). Namun untuk mendapatkan mutu beton yang diinginkan
tidak hanya mencampur semen Portland atau jenis semen lainnya dengan agregat
halus, agregat kasar, dan air, tetapi perlu juga penambahan bahan tambah kimia
atau nonkimia (bahan buangan yang dianggap potensial).
Pengunaan Superplasticizer sikament Viscocrete-10 sebagai bahan
campuran pada beton diharapkan mampu mereduksi air sampai dengan 40%
sehingga beton akan mencapai kekuatan maksimal. Penambahan viscocrete-10
pada beton mampu memperbaiki nilai slump sehingga proses pengerjaan masih
mudah untuk dilakukan, ketika adukan beton dikurangi jumlah airnya. Bahan ini
digolongkan sebagai sarana untuk menghasilkan beton "mengalir" tanpa terjadi
pemisahan yang tidak diinginkan, yang umumnya terjadi pada adukan beton
dengan jumlah air yang besar. Altematif lain, bahan tambah ini dapat digunakan
untuk meningkatkan kekuatan beton, karena memungkinkan pengurangan kadar
air yang cukup tinggi sehingga nilai fas menjadi rendah, namun masih dapat
mempertahankan kemudahan pengerjaannya.
Penelitian ini menguji beton dengan benda uji selinder untuk uji tekan dan
uji tarik ( diameter 150 mm dan tinggi 300 mm ) sebanyak 96 sampel, dan balok
untuk uji lentur ( 100 x 100 x 500 )mm sebanyak 36 sampel, variasi dilakukan
pada pengurangan kadar air mulai dari 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% dengan
penambahan viscocrete-10 secara konstan yaitu 0,6% dari berat semen. Sampel
dibandingkan dengan beton normal tanpa pengurangan air dan tanpa penambahan
viscocrete-10.
Dari hasi penelitian pada umur 7 hari didapat nilai kuat tekan 28,413 MPa,
kuat tarik 3,0571 MPa, kuat lentur 2,29 MPa untuk BN, hasil tersebut bila
dibandingkan dengan BN 25% (pengurangan air 25% dan penambahan
viscocrete-10) terjadi persen perubahan untuk kuat tekan sebesar 11,135%, kuat
tarik sebesar 14,56%, dan kuat lentur sebesar 36,38%. Pada umur 28 hari pada
beton normal BN didapat nilai kuat tekan 34,247 MPa, kuat tarik 3,5 MPa, kuat
lentur 2,792 MPa, hasil tersebut bila dibandingkan dengan BN 25% (pengurangan
air 25% dan penambahan viscocrete-10) terjadi persen perubahan untuk kuat
tekan sebesar 16,711%, kuat tarik sebesar 23,21%, kuat lentur sebesar 22,56%.
Untuk penggunaan beton pada awal usia, BN 25% bisa digunakan karena persen
peningkatan kekuatan beton pada umur 7 hari tidak terlalu jauh berbeda dengan
benda uji yang lain pada umur yang sama.