<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Shopee Paylater Terhadap Impulsive Buying Pengguna E-Commerce Shopee

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Semakin berkembang teknologi serta internet di dunia membuat tren
berbelanja kini telah berubah dari belanja offline menjadi online (daring).
Orang-orang cenderung lebih menyukai belanja secara online dikarenakan beberapa faktor salah satunya soal efisien waktu dan mudah dilakukan di mana saja. Semakin berkembangnya teknologi dan internet tak hanya mengubah budaya
belanja menjadi online namun juga mengubah cara pembayaran masyarakat
Indonesia. Pada era modern seperti ini pembayaran melalui dompet elektronik atau yang sering kita kenal dengan E-wallet. E-wallet ialah salah satu bentuk financial technology (fintech) yang menjadi alternatif metode pembayaran dengan
memanfaatkan media internet. Namun kini e-wallet semakin berkembang yaitu dengan menghadirkan fitur paylater. Salah satu fitur paylater yang paling dikenal adalah Shopee PayLater. Shopee PayLater adalah fitur yang memungkinkan
konsumen untuk mendapatkan pinjaman instant atau cicilan dalam membayar
belanjaan di Shopee, Fitur ini mirip seperti kartu kredit di mana konsumen akan diwajbkan untuk membayar tagihan sesuai dengan periode cicilan yang dipilih saat melakukan transaksi pembayaran di aplikasi Shopee (Shopee.co.id). Konsumen impulsif cenderung mudah tergoda dalam belanja walaupun mereka tahu konsekuensi negatifnya.(Omar et al., 2014). Sebelumnya, dengan adanya penggunaan kartu kredit sudah mampu membuat orang menjadi impulsif apalagi dengan adanya sistem paylater yang cara mengaplikasikan serta
pendaftaran lebih mudah. Populasi dalam penelitian ini ialah konsumen Shopee
Indonesia yang sedang atau pernah menggunakan fitur Shopee Paylater di seluruh Indonesia. Sampel dari penelitian ini berjumlah 232 responden dengan teknik
pengambilan sampling non probabilitas dengan metode sampling incidental.
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu utilitarians attributes, hedonic attributes, cognitive attitude, affective attitude dan impulsive buying. Pada penelitian ini digunakan software PLS-SEM dalam olah data. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa utilitarian
attributes berpengaruh positif serta signifikan terhadap cognitive attitude dan
affective attitude. Selanjutnya, hedonic attributes berpengaruh positif dan
signifikan terhadap cognitive attitude dan affective attitude. Kemudian cognitive attitude serta affective attitude berpengaruh positif dan signifikan terhadap
impulsive buying.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By