Pengaruh Durasi Dm Tipe 2 Terhadap Jumlah Neuron Piramidal Korteks Prefrontalis Tikus (Rattus Novergicus) Pasca Ligasi Arteri Karotis Komunis Bilateral
| dc.Identifier.NIM | 16711064 | |
| dc.contributor.advisor | dr. Ety Sari Handayani, M.Kes | |
| dc.contributor.author | Putri, Fara Amalia | |
| dc.date.accessioned | 2020-07-09T03:23:33Z | |
| dc.date.available | 2020-07-09T03:23:33Z | |
| dc.date.issued | 2020-01-20 | |
| dc.description.abstract | Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik dengan homeostasis glukosa dalam tubuh yang abnormal dan ditandai dengan hiperglikemia. DM dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi baik makrovaskular atau mikrovaskular, salah satunya adalah stroke iskemik. Selama iskemia otak akan diikuti reperfusi yang dapat membuat kerusakan sawar darah-otak (BBB) lebih berat dan terjadi defisit neurologis terutama pada bagian otak yang berperan dalam kognitif seperti korteks prefrontalis. Oleh karena itu peneliti ingin mengembangkan penelitian tentang pengaruh durasi DM terhadap neuron piramidal korteks prefrontalis tikus pasca ligasi arteri karotis komunis bilateral. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh durasi DM tipe 2 terhadap jumlah neuron piramidal korteks prefrontalis tikus pasca ligasi arteri karotis kommunis bilateral. Metode Penelitian : Subjek yang digunakan yaitu bahan biologi tersimpan otak tikus jantan galur wistar (Rattus novergicus). Tikus dibagi 4 kelompok yaitu sham (sh), kontrol (K) diinduksi BCCAO, kelompok P1 (P1) diinduksi DM 2 minggu + BCCAO, dan kelompok P2 (P2) diinduksi DM 3 minggu + BCCAO. BCCAO dilakukan selama 20 menit dengan reperfusi 7 hari. Hasil : Jumlah neuron piramidal korteks prefrontalis pada kelompok Sh, K, P1, dan P2 yaitu 710, 560, 335, dan 180 neuron piramidal (p=0.000). Kelompok P1 berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan jumlah neuron piramidal korteks prefrontalis dibandingkan dengan sham (p=0.001) dan kontrol (p=0.044),dan kelompok P2 berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan jumlah neuron piramidal korteks prefrontalis dibandingkan dengan sham (p=0.000) dan kontrol (p=0.001). Kesimpulan : Durasi DM yang disertai stroke iskemik berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan jumlah neuron piramidal korteks prefrontalis tikus. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/22249 | |
| dc.publisher | Univesrsitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Korteks Prefrontalis | en_US |
| dc.subject | Neuron Piramidal | en_US |
| dc.subject | BCCAO | en_US |
| dc.subject | Diabetes Melitus tipe 2 | en_US |
| dc.title | Pengaruh Durasi Dm Tipe 2 Terhadap Jumlah Neuron Piramidal Korteks Prefrontalis Tikus (Rattus Novergicus) Pasca Ligasi Arteri Karotis Komunis Bilateral | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
Files
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: