Analisis Penyebab Discrepancy Stok pada Proses Cycle Count di Gudang 3PL dengan Penerapan Metode DMAIC
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Dalam era globalisasi dan digitalisasi, sektor logistik menjadi salah satu pilar utama dalam
mendukung efisiensi rantai pasok. Salah satu layanan yang banyak digunakan dalam
pengelolaan logistik adalah Third Party Logistics (3PL). Ketersediaan barang di dalam gudang
menjadi aspek krusial yang harus dijaga untuk menjamin akurasi catatan persediaan.
Ketidaksesuaian antara data sistem dengan kondisi fisik di lapangan dapat menimbulkan
penyimpangan jumlah persediaan, baik berupa kekurangan maupun kelebihan. Fenomena
inventory discrepancy ini menjadi tantangan besar dalam operasional gudang, sebagaimana
ditunjukkan oleh data ketidaksesuaian barang tertinggi sebesar 52.453 unit pada periode
JanuariāJuni 2025 di perusahaan tempat penelitian dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk:
(1) mengetahui proses pelaksanaan cycle count di gudang perusahaan 3PL, (2) mengidentifikasi
akar penyebab utama terjadinya discrepancy stok, dan (3) memberikan usulan perbaikan untuk
meningkatkan keakuratan data persediaan. Penelitian menggunakan pendekatan Six Sigma
dengan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control) sebagai kerangka
analisis. Hasil temuan menemukan bahwa cycle count di gudang perusahaan dilakukan secara
berkala menggunakan metode cycle count harian. Temuan discrepancy biasa ditemukan saat
proses cycle count dengan sumber isu saat proses inbound maupun outbound. Kemudian
analisis dengan fishbone diagram menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berkontribusi
terhadap terjadinya discrepancy meliputi salah lokasi putaway, material tidak ada di lokasi, dan
material tidak ditemukan saat cycle count. Untuk memastikan keberlanjutan perbaikan, kontrol
diperlukan melalui standarisasi proses, mekanisme monitoring rutin, serta koreksi dan evaluasi
berkelanjutan.