<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

PEMANFAATAN BOTOL PLASTIK BEKAS MENJADI TEKNOLOGI ECOBREEZE UNTUK MENCIPTAKAN KENYAMANAN TERMAL DALAM RUANG

Abstract

Krisis energi global dan meningkatnya konsumsi listrik, terutama pada sistem pendingin udara mekanis, telah mendorong kebutuhan akan solusi arsitektur berkelanjutan. Penelitian ini mengembangkan teknologi EcoBreeze dengan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai fasad bangunan untuk meningkatkan sirkulasi udara alami dan mengurangi ketergantungan pada AC. Studi kasus dilakukan pada ruang indoor smoking Mahliga Coffee & Space di Sleman, Yogyakarta, yang tidak memiliki penghawaan alami dan bergantung pada AC 24 jam. Teknologi EcoBreeze dirancang untuk mengoptimalkan kecepatan angin dengan memanfaatkan prinsip termodinamika, dilengkapi wiremesh sebagai penyaring debu dan serangga. Simulasi menggunakan Autodesk CFD menunjukkan bahwa penerapan EcoBreeze meningkatkan kecepatan angin rata-rata dalam ruangan menjadi 0,129 m/s pada ketinggian 1 meter dan 0,325 m/s pada ketinggian 2 meter, memenuhi standar SNI 03-6572-2001. Teknologi ini mampu menciptakan kenyamanan termal, meningkatkan kualitas udara, dan mengurangi konsumsi energi listrik. Hasil penelitian membuktikan bahwa EcoBreeze dapat menjadi solusi inovatif dalam penerapan penghawaan alami yang efisien dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian SDGs 3 dan 7

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By