<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Sistem Klorinasi pada Ipal Baru Bandara Adi Soemarmo-boyolali

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Layanan moda transportasi udara salah satunya Bandara Adi SoemarmoBoyolali berkomitmen melakukan penanganan dan pengelolaan air limbah domestik untuk mencegah terjadinya pencemaran atau kerusakan. Dalam hal ini upaya pengelolaan yang dilakukan adalah dengan penggunaan Instalasi Pengeolaan Air Limbah (IPAL). Namun terdapat salah satu parameter yaitu Total Coliform yang melebihi baku mutu, hal ini terindikasi karena penggunaan konsentrasi klor untuk klorinasi yang belum sesuai. Berdasarkan dari permasalahan diatas maka perlu dilakukannya analisis sistem klorinasi untuk dilakukan evaluasi dan mengetahui dosis optimum kaporit menggunakan metode Breakpoint Chlorination (BPC) dengan analisa laboratorium titrasi iodometri. Kemudian untuk mengevaluasi sistem klorinasi, diperlukan data eksisting kemudian dibandingkan dengan kriteria desain, seperti waktu tinggal, luas unit, cara pembubuhan klorin, dan debit pembubuhan. Berdasarkan hasil penelitian, titik BPC paling efektif dari ketiga percobaan dengan waktu kontak yang berbeda (15, 30 dan 45 menit) titik BPC terdapat pada 2187,5 mL dengan waktu kontak 30 menit. Kemudian untuk mengetahui keefektifan konsentrasi klorin terhadap kematian mikroba, dilakukan analisis kinetika desinfeksi menggunakan hukum Chick Watson. Dari data tersebut keefektifan kematian mikroba dengan melihat residual klorin yang hanya sebesar 1 mg/L. Hal ini dapat dikatakan bahwa klorinasi menggunaka kaporit pada titik BPC cukup efektif membunuh mikroba.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By