AKTIVITAS SITOTOKSIK DAN ANTIPROLIFERATIF SENYAWA DERIVAT XANTON SERTA PENGARUHNYA TERHADAP EKSPRESI mRNA COX-2, VEGF, DAN VEGFR2 PADA SEL KANKER KOLOREKTAL
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik dan antiproliferatif senyawa derivat xanton yaitu 3,4,6-trihidroksixanton (3,4,6−THX) terhadap sel kanker kolorektal WiDR serta pengaruhnya terhadap ekspresi mRNA COX-2, VEGF, dan VEGFR-2 yang berperan penting dalam proses metastasis sel kanker. Uji sitotoksik dan antiproliferatif dilakukan dengan metode 3- (4,5-dimethyl tiazol-2-yl)-2,5-diphenyltetrazolium bromida (MTT) assay, sedangkan tingkat
ekspresi mRNA COX-2, VEGF, dan VEGFR-2 diuji menggunakan metode quantitative real time- polymerase chain reaction (qRT-PCR) dengan primer yang sesuai. Hasil uji sitotoksik
menunjukkan bahwa senyawa 3,4,6−THX bersifat sitotoksik sedang, dengan nilai penghambatan (inhibitory concentration 50% atau IC50) sebesar 9,23 μg/mL, dan aktivitas antiproliferatif dimulai pada konsentrasi setara dengan 1 x IC50. Pada peningkatan konsentrasi (2 x IC50), aktivitas antiproliferatif tidak meningkat/tetap. Pengujian dengan qRT-PCR menunjukkan bahwa pemberian senyawa xanton dengan konsentrasi 1 x IC50 mampu menekan ekspresi mRNA COX-2 sebesar 37%, namun tidak menghambat ekspresi VEGF dan VEGFR-2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa 3,4,6−THX bersifat antikanker melalui penghambatan terhadap kerja enzim COX-2, yang berperan penting dalam proses inflamasi kronis pada patologi kanker.