<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Studi Komparasi Akidah Islam Bab Ilaahiyyaat Mazhab Al- As|ariyyah dengan Mazhab Al-asya‘irah Melalui Kitab Durrah Al-mud{iyyah dan Jauharah At-tauhid dalam Upaya memperkokoh Persatuan Umat Islam

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perpecahan pada tubuh umat Islam dalam lingkup Ahl As-SunnahWaAl-Jama>‘ah antara Mazhab Al-As\ariyyah Al-H{ana>bilah dan Al-Asya>‘irah masihmenjadi topik utama. Pertikaian telah terjadi sejak abad 5 Hijriah dan mulai turun intensitasnya. Namun, pada masa kini, terdapat pihak-pihak yangmengatasnamakan pengikut akidah Imam Ahmad, tetapi menghendaki perpecahan. Mereka adalah kelompok salafi kontemporer. Maka dari itu, penelitian perbandingan Mazhab Al-As\ariyyah dengan Al-Asya>‘irah menjadi topik penting untuk menyingkap hakikat perbedaan kedua mazhab tersebut, khususnya dalam pembahasan ila>hiyyat (ketuhanan) melalui pengkajian KitabDurrah Al-Mud}iyyah dan Jauhar At-Tauhi>d. Tujuannya tersingkaplahtitikperbedaan dan kompromi pendapat akan ditarik sebagai upaya persatuan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan model komparatif dan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber penelitianyang digunakan diambil dari kitab-kitab penjelasan dari masing-masing mazhabdengan teknik dokumentasi. Adapaun teknik analisis data yang digunakan adalahteknik analisis konten yang memungkinkan penulis untuk membuat penjabaransistematis dan kesimpulan konstruktif. Berdasarkan penelitian maka ditemukan temuan, 1) ajaran kedua mazhabmerupakan akidah yang sah untuk diikuti dalam lingkup Ahl As-Sunnah, 2) isi masing-masing kitab telah mewakili pendapat resmi mazhab dengan bukti keselarasan dari para ulama internal kedua mazhab, dan 3) upaya titik temuperbedaan tersebut dapat disatukan lewat pengacuan kadar minimal keyakinanyang disepakati, kompromi pendapat lemah, dan penyingkapan perbedaansemuantar pendapat kedua mazhab. Perbedaan antara kedua mazhab hanya terjadi pada rincian akidah yang merupakan keniscayaan karena termasuk ranah ijtihad. Dengan demikian, akan terwujudlah kedewasaan beragama yang menguatkanpersatuan umat Islam.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By