<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

PENGARUH FRAUD HEXAGON TERHADAP POTENSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN BENEISH M-SCORE MODEL (Studi Empiris pada Perusahaan Infrastruktur yang Listing di BEI 2018 – 2020)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fraud hexagon terhadap kecurangan laporan keuangan. Terdapat enam variabel dalam fraud hexagon yaitu Stimulus, capability, opportunity, rationalization, ego, collusion. Untuk memproksikan kecurangan laporan keuangan, penelitian ini menggunakan Beneish M-Score Model. Dalam penelitian ini variabel dependen yang digunakan adalah kecurangan laporan keuangan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu perusahaan di sektor infrastruktur yang terdaftar di dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018-2020. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel personal financial need, kepemilikan institusional, terbatasnya akses informasi entitas bertujuan khusus, pergantian kebijakan akuntansi, change in auditor, audit fee tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan,sedangkan variabel director change, CEO duality berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan, dan variabel effective monitoring, kualitas auditor eksternal, e-procurement berpengaruh negatif terhadap kecurangan laporan keuangan.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By