<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Pemberian Subkronik Ekstrak Air Daun Sirsak (Annona Muricata L.) Terhadap Ekspresi Bax Pada Neuron Gyrus Dentatus Hippocampus Tikus (Rattus Norvegicus) Desnita Monica 10711005

dc.Identifier.NIM10711005
dc.contributor.advisordr. Ety Sari Handayani, M.Kes
dc.contributor.authorMonica, Desnita
dc.date.accessioned2021-03-02T00:56:49Z
dc.date.available2021-03-02T00:56:49Z
dc.date.issued2014-09-15
dc.description.abstractSirsak(Annona muricata L.) adalah suatu tanaman yang kaya akan manfaatnya dan banyak digunakan di masyrakat sebagai salah satu pengobatan tradisional. Sirsak sendiri mengandung suatu senyawa acetogenin yang diketahui toksik apabila dikonsumsi terus menerus, disamping manfaatnya begitu banyak annona muricata dapat memberikan efek samping bagi tubuh salah satunya adalah pada bagian otak bagian tersebut adalah disebut gyrus dentatus.Anonaine, senyawa acetogenin mampu menginduksi ekspresi Bax pada sel kanker sehingga terjadi apoptosis. Pada penelitian ini ingin mengetahui apakah sirsak (Annona muricata L.) tersebut dapat meninginduksi ekspresi Bax pada gyrus dentatus pada tikus betina (Rattus nervogicus). Tujuan penelitian :Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian subkronik ekstrak air daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap ekspresi Bax pada neuron gyrus dentatus hippocampus tikus (Rattus norvegicus). Metode :Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental sederhana dengan menggunakan rancangan penelitian post-test controlgroup design untuk melihat ekspresi Bax pada neuron gyrus dentatus hippocampus tikus (Rattus norvegicus) pada pemberian subkronis ekstrak air daun sirsak (Annona muricataL.).Subjek penelitian ini adalah tikus betina dewasa (Rattus norvegicus) yang memenuhi kriteria inklusi.Jumlah sampel yang digunakan yaitu 10 ekor tikus. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 5 tikus. Kelompok pertama merupakan kelompok kontrol dengan sondase aquades dan kelompok kedua merupakan kelompok perlakuan dengan sondase ekstrak air daun sirsak (Anonna muricataL.) dengan dosis 1000 mg/kgBB/hari selama 30 hari. Pewarnaan preparat menggunakan teknik pewarnaan Immunohistokimia(IHC) untuk melihat ekspresi Bax pada neuron gyrus dentatus hippocampus tikus(Rattus norvegicus).Perbedaan ekspresi Baxantara kelompok kontrol dan perlakuan diuji dengan One Sample dan Independent Sample T-Test dengan menggunakan program SPSS for windows 16.0. Hasil :Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan ekspresi Bax (p value = 0,101) antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kesimpulan :Tidak ada pengaruh pemberian subkronik ekstrak air daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap ekspresi Bax pada neuron gyrus dentatus hippocampus tikus (Rattus norvegicus).en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/27360
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subject,Acetogenin, Ekspresi Bax.en_US
dc.subjectDaun Annona muricata Len_US
dc.subjectGyrus Dentatus Hippocampusen_US
dc.titlePengaruh Pemberian Subkronik Ekstrak Air Daun Sirsak (Annona Muricata L.) Terhadap Ekspresi Bax Pada Neuron Gyrus Dentatus Hippocampus Tikus (Rattus Norvegicus) Desnita Monica 10711005en_US
dc.typeThesisen_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: