Generasi Z dan Fenomena Job Hopping Eksplorasi Atas Preferensi dan Harapan Karier
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Studi ini bertujuan untuk menelaah bagaimana pekerja Generasi Z di Yogyakarta menafsirkan makna pekerjaan serta terlibat dalam praktik pindah kerja (job hopping) pada fase awal pengalaman karier mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap enam individu Generasi Z yang telah mengalami beberapa kali transisi pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki orientasi hibrida terhadap pekerjaan, yang mengintegrasikan kebutuhan akan kelangsungan hidup ekonomi, pengembangan karier, dan aktualisasi nilai secara simultan. Praktik pindah kerja tidak dipersepsikan sebagai perilaku impulsif atau bentuk ketidaksetiaan terhadap organisasi, melainkan sebagai strategi karier yang rasional dan adaptif ketika pekerjaan tidak mampu memenuhi harapan finansial, peluang pengembangan, maupun kebutuhan psikososial. Keputusan karier dibentuk oleh akumulasi pengalaman kerja, latar belakang pendidikan, tanggung jawab keluarga, serta kondisi pasar tenaga kerja lokal, khususnya terkait dengan tingkat upah yang relatif rendah. Para partisipan menunjukkan tingkat kesadaran emosional dan agensi yang tinggi dalam merespons ketidaksesuaian antara harapan dan realitas kerja melalui berbagai strategi penanggulangan adaptif, antara lain pengembangan keterampilan, pencarian pekerjaan secara paralel, dan perencanaan strategi keluar.