<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengelompokkan Kabupaten Penyumbang Sampah di Indonesia menggunakan DBscan Clustering (Studi Kasus: Kluster Data Komposisi Jenis Sampah pada Tahun 2022)N

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Sampah merupakan sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat yang mana benda atau bahan tersebut sudah tidak terpakai lagi oleh manusia sehingga dibuang. Sampah sudah menjadi isu yang serius sebagai akibat dari peningkatan jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, dan perubahan pola konsumsi. Indonesia menduduki peringkat kelima dalam produksi sampah terbesar di dunia pada tahun 2020 yang menghasilkan sekitar 65.2 juta ton sampah. Peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan populasi dan kebijakan komsumsi yang tidak bijak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kabupaten-kabupaten di Indonesia yang menjadi kontribusi utama sampah berdasarkan komposisi jenis sampah. Metode yang digunakan adalah DBSCAN Clustering. DBSCAN merupakan metode clustering yang memungkinkan untuk mengidentifikasi kelompok-kelompok berdasarkan kerapatan data. Salah satu alasan menggunakan metode DBSCAN karena metode ini tidak memerlukan jumlah cluster yang harus ditetapkan sebelumnya. Hasil dari analisis yang dilakukan didapatkan hasil klaster sebanyak 2, klaster 1 terdapat 145 kabupaten/kota dengan kategori tinggi. Pada klaster 2 terdapat 4 kabupaten/kota dengan kategori rendah. Sisanya sebanyak 92 yang dianggap sebagai noise. Evaluasi cluster menggunakan perbandingan nilai Calinski Harabasz dengan nilai sebesar 742.56 dan Silhouette sebesar 0.1775.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By