Penetapan Kadar Kolesterol Dalam Susu Bubuk Secara Gas Chromatography Flame Ionization Detector (Gc-Fid)
| dc.Identifier.NIM | 19231020 | |
| dc.contributor.advisor | Yuli Rohyami, S.Si., M.Sc | |
| dc.contributor.author | RESTI AMALIASARI | |
| dc.date.accessioned | 2022-10-05T07:41:45Z | |
| dc.date.available | 2022-10-05T07:41:45Z | |
| dc.date.issued | 2022-06-29 | |
| dc.description.abstract | Telah dilakukan penentuan Kadar Kolesterol Dalam Susu Bubuk Secara Gas Chromatography Flame Ionization Detector di PT Saraswanti Indo Genetech. Metode penentuan kolesterol melibatkan reaksi penyabunan dengan KOH dalam alkohol untuk mengekstrak lemak dari sampel. Fraksi tidak tersabunkan yang mengandung kolesterol dan sterol lainnya diekstraksi dengan heksana. Kolesterol diderivatisasi dengan Trimethylchlorosilane (TMCS) menjadi senyawa trimetilsilil eter yang mudah menguap (volatile). Hasil derivatisasi dianalisis dengan gas chromatography menggunakan flame ionization detector dan menggunakan 5α-cholestane sebagai internal standar. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh kandung kolesterol pada susu bubuk yaitu sampel A sebesar 12,67 ± 3,54 mg/100kg, sampel B sebesar 15,60 ± 3,54 mg/100kg dan sampel C sebesar 57,08± 3,54 mg/100kg. Menurut peraturan Badan Pengawasan Obat Makanan (BPOM) NO 22 tahun 2019 Tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan, bahwa kadar kolesterol harus lebih rendah dari 0,02 g per 100 g untuk bahan pangan dalam bentuk padatan atau 0,01 g per 100 ml untuk bahan pangan dalam bentuk cairan. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/39817 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | kromatografi gas | en_US |
| dc.subject | kolesterol | en_US |
| dc.subject | Susu bubuk | en_US |
| dc.title | Penetapan Kadar Kolesterol Dalam Susu Bubuk Secara Gas Chromatography Flame Ionization Detector (Gc-Fid) | en_US |