Pengembangan UKIA RSU PKU Muh. Yogyakarta (Studi Optimasi Ruang Rawat Inap unntuk Menciptakan Ruang yang Rehabilitatif)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
UII Yogyakarta
DOI
Abstract
RSU PKU Muh. merupakan rumah sakit yang bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan,
baik pelayanan rawat jalan, rawat inap ataupun gawat darurat. Khususnya pada UKIA, RSU PKU
Muh. memberikan pelayanan kesehatan pada ibu hamil (pra dan pasca melahirkan) dan pelayanan
kesehatan anak (bayi, balita dan anak).
Optimasi ruang rawat inap ditekankan pada masalah kualitatif dan kuantitatif. Kuantitatif
ini dilihat dari peningkatan kapasitas penghuni ruang rawat inap pada tahun 2015 mendatang,
sedangkan kualitatif ditekankan pada pengkondisian ruang rawat inap yang rehabilitatif. Dalam
hal ini penciptaan ruang yang diatur dalam hal tingkat pencahayaan, kebisingan, penghawaan,
warna, teksture, skala dan bentuk.
Dalam pendekatan perencanaan pengembangan ruang rawat inap pada UKIA RSU PKU
Muh. lebih ditekankan pada pengembangan luasan lantai bangunan, penciptaan ruang yang
rehabilitatif dengan mempertimbangkan kondisi psikologis pasien berupa: pencahayaan, yaitu
melalui penciptaan pencahayaan alami (sinar matahari) dan buatan (perletakan lampu),
kebisingan ditekankan melalui penggunaan elemen kedap suara yang diletakkan baik pada sisi
dinding bagian dalam ataupun luar ruangan dan juga penggunaan elemen ruang yang kedap suara,
misalkan plafon, pintu dan jendela. Selain itu juga mempertimbangkan penghawaan, yaitu
melalui penghawaan alami (bukaan atau jendela) dan penghawaan buatan (penggunaan AC),
warna (warna yang mampu menekan tingkat emosi pasien, yaitu berupa warna pastel atau
lembut), tekstur (dengan menganalisa penggunaan tekstur dinding yang lembut), skala
(penggabungan antara skala orang dewasa dan anak-anak) dan digunakan bentuk yang sederhana.
Selain itu pengembangan UKIA secara kuantitatif, yaitu dengan pengembangan jumlah tempat
tidur, yaitu pra melahirkan (±5 tempat tidur), pasca melahirkan (±40 tempat tidur), anak (±100
tempat tidur) dan fasilitas-fasilitas penunjang berupa: ruang unit gawat darurat, unit rawat jalan,
unit rehabilitasi, unit administrasi, unit servis, unit operasi dan unit penunjang medik. Optimasi
pengembangan UKIA lebih ditekankan pada bentuk, susunan dan orientasi massa, fasade,
ornamentasi bangunan, tata open space, material bangunan, sisitem struktur dan utilitas
bangunan.
Optimasi pengembangan ruang rawat inap yang rehabilitatif, diterjemahkan melalui
pengembangan luasan lantai bangunan dengan melakukan perluasan lantai bangunan secara
vertikal keatas dan kebawah. Pencapaian kondisi ruang rawat inap yang rehabilitatif melalui
pengkondisian ruang dengan tingkat pencahayaan (perletakan bidang bukaan), kebisingan
(penggunaan elemen yang kedap suara), penghawaan (bidang bukaan), warna (penggunaan warna
pastel atau lembut), tekstur yang lembut, skala (dengan ketinggian plafond dan penggunaan
elemen ruang) dan bentuk (pengurangan sudut patahan). Pada pengembangan optimasi ruang
rawat inap, maka diperoleh pengembangan luas lantai bangunan, yaitu pra melahirkan ± 5 kamar,
pasca melahirkan ±14 kamar, unit rawat anak (±56 kamar) dengan pembagian tingkatan kelas,
yaitu : VIP, I, II, III dan isolasi. Bentuk massa adalah massa tunggal dengan penambahan dan
pengurangan susunan massa, fasade pengembangan tidak terlepas dari fasade bangunan asli.
Sistem struktur bangunan yang digunakan adalah struktur rigid frame dengan kolom sebagai
penerus beban, sedangkan utilitas tergabung pada bangunan RSU PKU Muh. lama.