<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Personal Hygiene dengan Derajat Keparahan Pruritus Pada Pasien Dermatitis di RS UII

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Dermatitis adalah peradangan kulit karena paparan faktor eksogen atau endogen yang menyebabkan perubahan pada kulit termasuk pruritus. Pruritus pada dermatitis disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya personal hygiene. Personal hygiene yang kurang baik dapat menyebabkan penumpukan keringat, mikroorganisme, dan mudahnya alergen yang dapat memicu inflamasi. Namun, hubungan personal hygiene dengan keparahan pruritus belum banyak diteliti. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan personal hygiene dengan derajat keparahan pruritus pada pasien dermatitis. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Sumber data diperoleh dari data primer pasien dermatitis rawat jalan di RS UII melalui pengisian kuesioner personal hygiene dan kuesioner derajat pruritus, seperti VAS dan 5DIS. Melalui purposive sampling, didapatkan 40 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara univariat serta analisis bivariat menggunakan uji Pearson. Hasil: Berdasarkan analisis bivariat menggunakan uji Spearman, terdapat hubungan signifikan antara personal hygiene dengan derajat keparahan pruritus pada pasien dermatitis di RS UII, baik dengan instrumen VAS (p = 0.028; r = - 0.348) maupun instrumen 5DIS (p = 0.002; r = -0.466). Kedua nilai koefisien korelasi yang diperoleh menunjukkan kekuatan hubungan dalam kategori sedang. Hubungan ini bersifat negatif yang berarti semakin baik personal hygiene pasien, maka semakin ringan keluhan pruritus yang dirasakan. Simpulan: Terdapat hubungan antara personal hygiene dengan derajat keparahan pruritus pada pasien dermatitis.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By