Hubungan Pemilihan Warna Hijab Terhadap Kejadian dan Derajat Keparahan Pityriasis Sicca Pada Mahasiswi FK UII Angkatan 2022 dan 2023
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Kulit merupakan bagian tubuh yang mencerminkan kondisi kesehatan sekaligus berperan sebagai pelindung dari paparan luar. Salah satu masalah yang sering terjadi pada kulit kepala adalah ketombe, yang ditandai dengan pengelupasan berlebih dan dapat dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Pada perempuan yang menggunakan hijab, warna serta jenis kain hijab dapat memengaruhi kelembapan kulit kepala sehingga berpotensi berhubungan dengan munculnya ketombe. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pemilihan warna hijab terhadap kejadian dan derajat keparahan Pityriasis sicca pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia angkatan 2022 dan 2023.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross- sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disebarkan melalui Google
Form kepada 50 mahasiswi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis bivariat menunjukkan bahwa pemilihan warna hijab tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian maupun derajat keparahan ketombe (p>0,05) berdasarkan uji Chi-square. Sementara itu, data yang tidak memenuhi syarat analisis Chi-square dianalisis menggunakan uji alternatif Fisher exact test. Hasil: Data yang telah dianalisis menggunakan uji Chi-square dan Fisher exact test memperoleh hasil Exact sig. (2 sided) 0.544 dan 1.000, p > 0.05. Artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemilihan warna hijab terhadap kejadian dan derajat keparahan Pityriasis sicca. Kesimpulan: Pada penelitian yang telah dilakukan pada 50 responden, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemilihan warna hijab terhadap kejadian dan derajat keparahan Pityriasis sicca pada mahasiswi FK UII angkatan 2022 dan 2023.