Integrasi Balance Scorecard dan Analytical Network Process dalam Perancangan Key Performance Indicator Pada Industri Manufaktur Komponen Rotating Equipment
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Sistem pengukuran dan manajemen kinerja pada era revolusi industri 4.0 memiliki peranan
penting sebagai fondasi yang kuat untuk keunggulan bersaing. Namun demikian, sistem ini
masih menghadapi berbagai tantangan dan kelemahan dalam implementasinya, seperti belum
optimalnya indikator yang digunakan atau kurangnya integrasi antar indikator pengukuran
kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Key Performance Indicator (KPI) yang
terstruktur pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur komponen rotating
equipment. Dengan menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) dan Analytical Network
Process (ANP), penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan bobot KPI
yang relevan dari berbagai perspektif, termasuk keuangan, pelanggan, proses bisnis internal,
serta pembelajaran dan pertumbuhan. Hasil wawancara dengan pemilik menunjukkan bahwa
perusahaan menghadapi permasalahan dalam pengukuran kinerja yang belum terstruktur
sehingga menyebabkan keterlambatan produksi yang berdampak pada penurunan kualitas
portofolio perusahaan dalam proses tender, dan pada akhirnya berdampak pada performa
finansial perusahaan. Melalui integrasi BSC dan ANP, penelitian ini menghasilkan 9 indikator
pengukuran kinerja yang dikelompokkan ke dalam empat perspektif Balanced Scorecard serta
bobot prioritas dari masing-masing indikator. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu
perusahaan dalam memberikan acuan mengenai bobot dari setiap KPI yang telah dirancang dan
memprioritaskan KPI dengan bobot tertinggi serta memperhatikan hubungan dengan KPI
lainnya. Dengan demikian, perusahaan memiliki acuan yang jelas untuk menentukan fokus
pengelolaan kinerja secara lebih terstruktur dan efektif.