Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Obat Herbal Dalam Pengobatan Nabawi di Padukuhan Dero, Kalurahan Condongcatur
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: Pengobatan Nabawi (thibbun Nabawi) merupakan metode penyembuhan yang berlandaskan Al-Qur’an dan hadis sahih, dengan penggunaan bahan herbal seperti jinten hitam, madu, kurma, zaitun dan jahe sebagai bagian penting. Meskipun penggunaan obat herbal di Indonesia tergolong tinggi, pemahaman masyarakat mengenai penggunaannya, termasuk dalam konteks pengobatan Nabawi, masih relatif rendah. Hal ini menunjukkan perlunya kajian mengenai hubungan karakteristik masyarakat dengan tingkat pengetahuan terkait pengobatan herbal Nabawi. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat Padukuhan Dero, Kalurahan Condongcatur mengenai penggunaan herbal dalam pengobatan Nabawi serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik melalui survei kuesioner pada 120 responden berusia 18-64 tahun menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan SPSS meliputi analisis univariat untuk
mendeskripsikan karakteristik responden dan analisis bivariat menggunakan Chi- Square serta Spearman Rank Correlation untuk mengetahui hubungan
antarvariabel. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Tingkat pendidikan berhubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan, sedangkan usia, jenis kelamin, dan pekerjaan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan masyarakat tergolong baik, dengan pendidikan sebagai faktor yang paling berperan, sementara faktor sosiodemografi lainnya tidak berpengaruh signifikan.