<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Pengaruh Ketimpangan Pendapatan, Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Upah Minimum Terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan pendapatan, indeks pembangunan manusia (IPM), tingkat pengangguran terbuka (TPT), dan upah minimum terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Kemiskinan merupakan permasalahan yang kompleks dan multidimensional, sehingga memerlukan pendekatan analisis yang komprehensif untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencakup 29 kabupaten dan 6 kota di Jawa Tengah selama periode tahun 2014-2023. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat kemiskinan, sementara variabel independen meliputi ketimpangan pendapatan, IPM, TPT, dan upah minimum. Metode yang akan digunakan yaitu regresi data panel, dan pengolahan datanya akan menggunakan software E-Views 10. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa IPM berpengaruh signifikan negatif terhadap ketimpangan kemiskinan di Jawa Tengah. Sehingga mengindikasikan bahwa peningkatan IPM cenderung mengurangi ketimpangan kemiskinan. Sementara itu, ketimpangan pendapatan tidak memiliki pengaruh secara signifikan pada ketimpangan kemiskinan. Pada tingkat pengangguran tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap ketimpangan kemiskinan. Terakhir, upah minimum juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ketimpangan kemiskinan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dan menyarankan perlunya kebijakan yang fokus pada pengurangan ketimpangan pendapatan, peningkatan kualitas pembangunan manusia, penurunan tingkat pengangguran, dan penetapan upah minimum yang layak. Implikasi kebijakan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalammerancang strategi yang lebih efektif untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By