<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penurunan Logam Berat Cr pada Limbah Penyamakan Kulit dengan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia erssipes (Mart.) Solms) Menggunakan Metode Wetland

dc.Identifier.NIM01513043
dc.contributor.advisorLuqman Hakim
dc.contributor.advisorEko Siswoyo
dc.contributor.authorHamka Dilapanga, 01513043
dc.date.accessioned2020-10-06T08:57:37Z
dc.date.available2020-10-06T08:57:37Z
dc.date.issued2007
dc.description.abstractKhromium (Cr) merupakan salah satu jenis logam berat yang termasuk katagori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun(B3) karena dapat membahavakan makhluk hidup dan mencemari lingkungan. Untuk mengurangi *atau menghilangkan efek toksiknya diperlukan pengolahan dan yang umum dilakukan adalah pengolahan secara biologis dengan menggunakan tumbuhan air. Dalam penelitian ini digunakan limbah penyamakan kulit dan tanaman uji yang digunakan adalah eceng gondok (Eichhornia crssipes (Mart.).T\i]mn penelitian ini untuk mengetahui kemampuan tumbuhan eceng gondok (Eichhornia crssipes (Mart.) dalam mengakumulasi unsur logam berat khromium (Cr) dan mengetahui organ (akar, dan daun) yang paling banyak mengakumulasi unsur logam berat dan juga mengetahui peran tumbuhan eceng gondok (Eichhornia crssipes (Mart.) dalam mengurangi kandungan logam berat khromium (Cr) yang ada di limbah penyamakan kulit. Pengaruh penyerapan logam khromium oleh tanaman eceng gondok dilihat dengan variabel pola tanam (isolasi) dan waktu kontak (3,6,9 dan 12 hari), juga dipelajari efek toksisitas logam khromium melalui pengamatan morfologi tanaman. Preparasi sampel akar dan daun tanaman menggunakan metode distruksi basah dengan menggunakan larutan HNO3 dan analisis konsentrasi logam menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom .Data yang diperoleh kemudian dianalisissecara statistik Uji ANOVA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerapan logam khromium dipengaruhi oleh pola tanam dan waktu kontak. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan efektivitas penurunan kandungan logam Cr terbesar oleh tanaman eceng gondok pada waktu kontak 12 hari dengan konsentrasi 100%, yaitu sebesar 9,57 ppm sedangkan efisiensi serapan logam Cr terbesar oleh tanaman eceng gondok pada konsentrai 50%, dengan efisiensi serapan sebesar 97,2%. Waktu kontak sangat berpengaruh terhadap penyerapan logam Cr oleh tanaman eceng gondok.en_US
dc.identifier.urihttp://repository.uii.ac.id/handle/123456789/24414
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEceng gondoken_US
dc.subjectfitoremediasien_US
dc.subjectkhromium (Cr)en_US
dc.subjectlimbah penyamakan kuliten_US
dc.subjectwaktu kontaken_US
dc.titlePenurunan Logam Berat Cr pada Limbah Penyamakan Kulit dengan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia erssipes (Mart.) Solms) Menggunakan Metode Wetlanden_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 2 of 2
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01513043 Hamka Dilapanga.pdf
Size:
5.45 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01513043 Hamka Dilapanga2.pdf
Size:
48.89 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: