<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kajian Statistik dan Spasial Kualitas Air Tanah Berdasarkan Parameter Mikrobiologi di Kota Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di Kota Yogyakarta membuat kebutuhan air tanah sebagai sumber utama pemenuhan kebutuhan air, yang bersamaan menimbulkan kontaminasi mikrobiologis, terutama Total Coliform dan Escherichia coli. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi kualitas air tanah berdasarkan parameter fisika, kimia dan mikrobiologi dengan pendekatan spasial dan statistik. Data sekunder air tanah tahun 2022-2024 digunakan untuk mengevaluasi parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi. Analisis deskriptif, ANOVA dua arah, serta korelasi Pearson dilakukan untuk mengetahui hubungan antara parameter fisika dan kimia dengan konsentrasi Total Coliform dan Escherichia coli. Hasil menunjukan bahwa terdapat korelasi antara nitrat, mangan, TDS terhadap Total Coliform dan Escherichia coli. Pemetaan spasial menggunakan metode persebaran proporsional menunjukkan pola distribusi kontaminasi menyebar pada seluruh Kota Yogyakarta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor lingkungan seperti penggunaan lahan, topografi, dan sanitasi bersih mempengaruhi konsentrasi dari parameter mikrobiologi. Penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya yang mengatakan bahwa wilayah selatan dan tengah Kota Yogyakarta memiliki kerentanan air tanah yang tinggi dan sangat tinggi. Kecamatan yang memiliki konsentrasi tinggi di antaranya Kecamatan Mantrijeron, Kecamatan Mergangsan, Kecamatan Umbulharjo, Kecamatan Pakualaman, dan Kecamatan Kraton. Konsentrasi parameter mikrobiologi tertinggi berada pada wilayah penggunaan lahan pariwisata dan jasa serta perdagangan dan jasa sekunder.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By