<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Citizen Journalism di Kompasiana Terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Covid-19 (Studi Deskriptif Citizen Journalism di Kompasiana.com)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pengalaman keseharian seseorang yang biasa dilakukan ataupun ditemui di lingkungannya maupun suatu hal yang dilakukan atas bentuk peristiwa tertentu disebut sebagai Citizen Journalism. Citizen Journalism memberikan pengaruh terhadap partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19 melalui media Kompasiana.com. Adanya peningkatan partisipasi masyarakat sangat signifikan dalam mencari artikel/berita/opini tentang upaya pencegahan Covid-19. Hambatan-hambatan yang ada dalam citizen journalism dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan kepada pembaca dan para citizen journalism untuk dapat memahami dan mengetahui pengaruh citizen journalism terhadap partisipasi masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan melalui data kuantitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode survei. Untuk tercapainya tujuan pengujian hipotesis yang telah ditetapkan, pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan sampel menggunakan metode sampel acak sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Citizen journalism memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap partisipasi masyarakat tentang upaya pencegahan Covid-19 di Kompasiana dapat diterima. Hambatan-hambatan yang ada pada citizen journalism untuk meningkatkan partisipasi masyarakat tentang upaya pencegahan Covid-19 diantaranya: 1) Keterbatasan akses terhadap teknologi dan internet, khususnya di daerah yang kurang berkembang; 2) Kurangnya pengetahuan teknis dan keterampilan jurnalistik, sehingga berita yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar jurnalisme yang baik; 3) Waktu dan sumber daya terbatas untuk mengumpulkan dan memverifikasi informasi, sehingga berita yang dihasilkan kurang akurat dan terkadang tidak diverifikasi dengan baik; dan 4) Potensi tersebarnya berita yang tidak akurat atau tidak terverifikasi dengan baik karena kurangnya standar editorial dan jurnalisme.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By